Selasa, 08 November 2011

DESKRIPSI USAHA PENGGEMUKAN DOMBA WILANGAN DARUSSALAM FARM



Kegiatan utama usaha ini adalah penggemukan domba. Domba dibeli dan digemukkan kemudian dijual. Domba yang dibeli untuk digemukkan adalah domba dengan kisaran bobot antara 13-15 kg/ekor. Masa penggemukan domba berlangsung selama 2 bulan (60 hari) dengan kenaikan bobot domba antara 4 – 5 kg/bulan, dan pada saat penjualan bobot domba berkisar antara 21 – 25 kg/ekor. Masa penggemukan domba dalam usaha ini relatif singkat karena bobot domba yang diinginkan oleh calon pembeli yang sudah ada saat ini adalah kisaran antara 20 – 25 kg, apabila masa penggemukan lebih dari 2 bulan maka bobot domba akan lebih dari 25 kg. Keuntungan dalam usaha ini berasal dari kenaikan bobot/berat badan domba selama masa penggemukan.
Lokasi usaha penggemukan domba ini berada di belakang rumah no 47 Rt: 2/Rw: 2 Dusun Putuk Rejo, Desa Wilangan, Kec. Sambit, Kab. Ponorogo, Jawa Timur. Luas lahan usaha ini adalah 1,4 ha (14.280 m2) yang terbagi menjadi 2 lahan, yaitu lahan untuk kandang domba dan lahan yang ditanami rumput gajah untuk pakan domba. Luas lahan untuk kandang domba adalah 700 m2 dengan kapasitas 600 ekor, sedangkan luas lahan yang  ditanami rumput gajah untuk pakan domba adalah 13.580 m2.
Untuk tujuan penggemukan domba ini, kami menggunakan probiotik yang dicampurkan ke dalam pakan domba untuk menambah nafsu makan domba tanpa menimbulkan efek samping yang negatif. Bertambahnya nafsu makan domba terjadi karena probiotik yang kami gunakan merupakan mikroorganisme yang membantu mempercepat proses pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam perut domba sehingga proses konversi makanan menjadi daging juga berlangsung lebih cepat. Cepatnya proses konversi makanan menjadi daging inilah yang  menyebabkan meningkatnya nafsu makan domba, karena setelah makanan dalam perut domba dikonversi menjadi daging maka domba tersebut akan merasa lapar dan kemudian makan lagi sehingga jumlah pakan yang dimakan domba lebih banyak dari jumlah normal. Dan karena jumlah pakan yang dimakan lebih banyak dari jumlah normal, maka makanan yang dikonversi menjadi daging juga menjadi lebih banyak, sehingga pertambahan bobot/berat badan domba berlangsung lebih cepat.
Pakan utama domba dalam usaha penggemukan ini adalah rumput gajah sedangkan pakan tambahannya adalah ampas tahu. Untuk menjamin ketersediaan rumput gajah setiap saat, maka kami mengatur siklus pemotongan rumput gajah dari lahan seluas 13.580 m2 tersebut dengan membaginya menjadi 40 bagian dengan luas tiap 1 bagian 339,5 m2, sehingga tiap hari tersedia rumput gajah dari 1 bagian lahan seluas 339,5 m2. Saat ini, tiap 1 m2 dari 1 bagian lahan seluas 339,5 m2 telah menghasilkan rumput gajah sebanyak  8 kg/hari, dengan demikian saat ini telah tersedia 2.716 kg (339,5 x 8) rumput gajah/hari.
Untuk menjaga kesuburan rumput gajah kami menggunakan pupuk kandang yang berasal dari kotoran domba. Pada musim kemarau, pengairan untuk rumput gajah dilakukan dengan memompa air dari sumur tanah sehingga musim kemarau tidak mempengaruhi produksi rumput gajah sehingga ketersediaan rumput gajah tetap terjamin. Sedangkan ketersediaan pakan tambahan berupa ampas tahu sudah terjamin karena di samping kiri dan kanan lokasi usaha ini terdapat pabrik tahu yang sanggup untuk menyediakan ampas tahu setiap hari.
Sebelum menyampaikan proposal kerjasama ini, kami telah mengadakan penelitian selama 2 bulan terhadap 15 ekor domba yang dibagi menjadi 2 kelompok; kelompok yang diberi pakan rumput gajah dan ampas tahu tanpa campuran probiotik dan kelompok yang diberi rumput gajah dan ampas tahu dengan campuran probiotik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kenaikan bobot domba dengan sumber pakan yang ketersediaannya sudah terjamin, adapun hasil penelitian tersebut adalah sebagai berikut:
Domba yang diberi pakan rumput gajah dan ampas tahu tanpa campuran probiotik
Domba yang diberi pakan rumput gajah dan ampas tahu dengan campuran probiotik
Nafsu makan biasa saja, terbukti dari adanya sisa makanan yang tidak dimakan
Nafsu makan sangat besar, terbukti dari habisnya semua pakan yang diberikan tanpa sisa
Bagian batang rumput gajah yang keras tidak dimakan
Bagian batang rumput gajah yang keras habis dimakan
Jumlah rumput gajah yang dikonsumsi                 1,5 -2 kg/hari/ekor
Jumlah rumput gajah yang dikonsumsi
3 - 4 kg/hari/ekor
Kenaikan bobot berkisar antara                  2 kg – 3 kg/bulan
Kenaikan bobot berkisar antara
4kg – 5kg/bulan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar